kampanyeApresiasi saya sangat besar kepada stasiun tivi yang memberikan acara-acara bermutu, terutama Metro TV dan TV One.

Yang saya maksud bermutu adalah banyak tayangan dari kedua stasiun tivi ini yang mendidik masyarakat yang sudah lekat dengan budaya ’sendiko dawuh kanjeng ratu‘ alias feodal dan budaya ‘asal bapak senang’ alias jilat-menjilat menjadi masyarakat yang lebih menghargai prestasi, skill dan cara berpikir obyektif-logis daripada cara berpikir subyektif, chauvinis dan taqlid buta.

Statement saya ini berkaitan dengan acara-acara debat terbuka yang mempertemukan para kandidat calon penyelenggara pemerintahan (bupati/walikota/gubernur).

Kalo saya lihat, pada acara debat tersebut kentara sekali kalo calon-calon yang ikut berpartisipasi dalam Pilkada/Pilbup itu kebanyakan bermodalkan duit, dukungan masyarakat yang mendukung karena semangat taqlid buta (ngikut asal ikut saja) atau hanya sekedar karena semangat chauvinis (semangat karena merasa tinggal se kampung) dsb. Jangankan dari segi kemampuan memimpin, dari segi menerima pertanyaan atau kritikan saja banyak yang tulalit.

Dengan acara-acara seperti ini harusnya masyarakat lebih cerdas dalam memilih pemimpin. Hindari budaya-budaya negatif dalam memilih seperti yang saya sebutkan di atas dan bagi Metro TV dan TV One saya berharap agar memperhatikan proses pembudayaan dan pencerdasan cara berpikir masyarakat yang lebih baik agar acara-acara seperti ini lebih efektif.

Popularity: 4% [?]

[Slashdot] [Digg] [Reddit] [del.icio.us] [Facebook] [Technorati] [Google] [StumbleUpon]